proses kelahiran Aletha

aku tiba2 terbangun jam 4.00 di hari Rabu , 20 Juni 2018 merasakan ada basah2 di kasur yg ku kira aku mengompol , pas di cek tidak ada bau pesing atau semacamnya dan aku pun tidak berfikir kalau itu air ketuban . Hari itu berjalan seperti biasa karna masih suasana idul fitri aku dan suami berencana mengunjungi sanak saudara . 

Kamis , 21 Juni 2018 kegiatan ku berjalan normal dimulai dari jalan pagi keliling perumahan , bersih2 rumah , masak dan lain2 sebagaimana kegiatan ibu2 rumah tangga pada umumnya . Namun aku merasakan keanehan setiap pergerakan seperti ada cairan yg keluar yang ku kira keputihan , maklum selama hamil keputihanku meningkat dan sudah periksa ke dokter katanya pun normal jadi ku gk khawatir . Akhirnya cerita ke suami dan suami langsung ngajak ke bidan deket rumah untuk periksa . Sampai di bidan sekitar pukul 15.00 di cek katanya itu air ketuban rembes n di cek belum ada pembukaan n belum ada kontraksi sama sekali . Bidan menyarankan kalau sampai besok masih rembes dan tidak ada kontraksi disuruh periksa lagi utk tindakan selanjutnya . disitu aku mulai stres kepikiran takut terjadi apa2 krna sampai malam gak ada kontraksi atau apapun tp ketuban masih trs keluar sedikit2 .

Keesokan harinya sekitar pukul 08.00 langsung diajak ke bidan karna gak ada perubahan sama sekali . sampai di bidan ternyata beliau tidak ada karna sedang ada panggilan keluar . Langsung suami inisiatif ngajak ke puskesmas jagakarsa buat periksa . Tiba di sana seperti biasa ambil nomor antrian dan kita menunggu panggilan . Kita nunggu cukup lama karna hari itu banyak sekali ibu2 hamil yang mau periksa jg , sekitar pukul 11.00 tiba waktunya nomor panggilanku , aku masuk sendiri suami tunggu diluar . Pas di cek di buku pantauan ibu hamil bidan kaget karna usia kehamilanku sudah masuk 37 minggu seharusnya bukan periksa disini melainkan di bagian RB . 

akhirnya aku dirujuk ke bagian RB , disana aku cerita mengenai keluhan yg aku alami selama 2 hari terkahir , lalu bidan mengecek apakah sudah ada pembukaan atau belum dan ternyata belum ada pembukaan sama sekali . akhirnya aku dirujuk ke RS utk periksa USG . aku minta dirujuk ke RS Andhika karna sudah ada rekam medis , aku selalu USG disana . 

pukul 11.45 aku sampai di RS andhika ,langsung daftar krna aku baru pakai BPJS dan ambil nomor antrian . aku dapat nomor antrian terakhir , nomor 36. sedangkan yg sedang berjalan baru antrian 10 . 

sambil nunggu aku dan suami berbincang mengenai proses lahiran caesar , aku iseng sambil lihat2 daftar harga utk lahiran caesar . Kami berdua tercengang karna biayanya termasuk wow . Caesar kelas 3 itu di kisaran 30jt , kelas 2 kisaran 35jt dan kelas 1 kisaran 40jt . Aku berdoa smioga jangan di caesar krna biayanya mahal banget . 

Tiba nomorku dipanggil sekitar pukul 14.45 , mulai cerita lagi apa yg aku alami 2hari ini sambil dokter melakukan USG . betapa kagetnya kami ternyata pas di cek air ketuban sudha hampir habis n bisa membahayakan ibu n bayi . dokter memberikan 2 pilihan , mau di induksi atau caesar . aku dan suami bingung . karena kami bingung dokter menjelaskan kalau di induksi bisa proses lahiran normal tp karna bayi kami belum masuk panggul jd resiko terjepit . akhirnya suami memutuskan untuk lahiran caesar saja , sambil kami liat2an mengingat biayanya . 

Akhirnya aku dibawa oleh suster ke ruangan utk ganti baju operasi sambil aku ngabarin orang tua kami . sementara suami mengurus berkas2 operasi . 

aku yg lagi di persiapkan operasi masih kepikiran gimana bayar biaya setelah operasi nanti krna kami gak punya uang segitu banyak . Alhamdulillah suster menjelaskan ke suami kalo operasinya bisa di tanggung bpjs . setelah selesai mengurus berkas suami nyamperin aku ke ruangan dan memberi tahu kalau semua ditanggung bpjs . 

pikiranku lega karna gak usah mikirin biaya lagi . sebelum masuk ruangan operasi suami meluk dan nyiumin aku , ngasih semangat kalo semua bakal baik2 aja . 

pukul 15.10 aku masuk ruang operasi , ada beberapa dokter disitu . mulai suntikan anastesi punggung , selang oksigen dipasang dan alat2 lain mulai dipasang . 

aku gak dibius total jadi masih sadar n bisa mendengarkan suara sekitar serta perbincangan para dokter selama operasi . 

dokter mengingatkan klo aku gak boleh tidur selama operasi jadi ada 1 dokter yg ngajak aku ngobrol . sekitar 1 jam operasi berjalan alhamdulillah anak kami lahir dengan selamat .

Jumat , 22 Juni 2018 pukul 16.15 telah lahir anak perempuan kami yg diberi nama Aletha Shavira Ghina .



Komentar

Postingan populer dari blog ini

berpikir positif di masa pandemi

Bolu Susu Lembang KW Super

bikin mango sticky rice yuk