Tumis Kembang Duren atau Karuk
haii haii haii
balik lagi nih di cerita ibu aletha :)
sebelum mulai cerita aku mau ngucapin Selamat Hari Raya Idulfitri mohon maaf lahir n batin buat semuanya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
kali ini aku mau cerita soal kembang duren atau yang biasa disebut Karuk . si karuk ini salah satu makanan musiman yang bisa ditemuin kalau pohon durian sedang berkembang .
Kembang durian ini biasanya berwarna kuning gading , memiliki tangkai putik dan kepala berwarna putih , panjangnya sekitar 4-5cm .
Dulu warga jakarta khususnya orang betawi asli yang masih punya banyak pohon durian biasanya pagi hari anak2 berlomba2 buat ngumpulin kembang durian/karuk yg rontok . namun seiring berkembangnya zaman perluasan lahan , akhirnya perkebunan durian pun menghilang di jakarta , sehingga tidak ada pedagang pasar tradisional yang menjual karuk secara khusus . kini kebanyakan yang memiliki pohon durian lebih terfokus pada buahnya .
orang betawi biasanya memasak karuk ini ditumis dengan campuran teri atau oncom terkadang jg dibuat sayur berkuah dengan campuran daun singkong .
untuk proses memasak karuk ini memang tergolong agak ribet menurutku karena kita harus siangi dulu dengan membuang kepala putin dan serbuk sarinya yang menempel , tapi biasanya kalau yang dijual dipasar itu sudah bersih jadi tidak usah disiangi lagi . sebelum siap ditumis , si karuk ini harus direbus terlebih dahulu sampai layu , kemudian di cuci bersih dengan air mengalir hingga lendirnya hilang .
Nah untuk proses menumisnya aku sih simpel aja cukup gunakan
- bawang merah
- bawang putih
- cabe rawit merah
- ikan teri yang sudah digoreng garing
untuk ukurannya disesuaikan dengan berapa banyak karuk yang akan kita masak . Tinggal tumis duo bawang dan cabe rawit hingga harum kemudian masukkan karuk dan ikan teri lalu beri penyedap rasa dan aduk2 sampai bumbu meresap . jangan lupa cicip rasa supaya gak keasinan atau hambar ya . hehee
selamat mencobaaa
Komentar
Posting Komentar